Kelurahan Kecil dengan Mimpi Besar, Festival Budaya Multi Etnis Tode Kisar Berakhir Meriah

  • Jul 16, 2026
  • RaMsteins

Kupang — Kelurahan Tode Kisar mungkin bukan wilayah yang besar, namun semangat warganya membuktikan bahwa dari tempat yang kecil dapat lahir mimpi yang besar. Hal itu tergambar jelas dalam pelaksanaan Festival Budaya Multi Etnis Kelurahan Tode Kisar Tahun 2026 yang berlangsung meriah selama tiga hari di kawasan Pantai Ketapang Satu.

Festival ini diawali dengan karnaval budaya yang diiringi drumband Kwarda. Peserta karnaval berasal dari warga Kelurahan Tode Kisar, mulai dari RT 01 hingga RT 07, yang tampil penuh semangat membawa warna kebersamaan dan keberagaman. Rombongan karnaval kemudian finis di Pantai Ketapang Satu dan disambut langsung oleh Bapak Camat Kota Lama.

Sejak awal hingga akhir kegiatan, suasana festival berlangsung sangat meriah. Penonton dari berbagai penjuru Kota Kupang memadati area Pantai Ketapang Satu untuk menyaksikan rangkaian acara yang disajikan. Dengan konsep entertainment yang dikemas secara menarik, masyarakat terlihat antusias dan terhibur menikmati setiap penampilan.

Festival Budaya Multi Etnis Tode Kisar juga menghadirkan warna baru dalam ruang hiburan masyarakat Kota Kupang. Berbagai atraksi budaya dan hiburan disuguhkan, termasuk acara fashion show yang turut menghadirkan putri terbaik Nusa Tenggara Timur sebagai dewan juri.

Di penghujung kegiatan, Bapak Lurah Tode Kisar menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya festival tersebut. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Wali Kota Kupang, Wakil Wali Kota Kupang, Dinas Pariwisata Kota Kupang, Kecamatan Kota Lama, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta secara khusus kepada panitia dan seluruh warga Kelurahan Tode Kisar.

Menurutnya, keberhasilan festival ini tidak lepas dari kerja keras, kekompakan, dan semangat gotong royong warga. Panitia dan masyarakat Tode Kisar telah menunjukkan bahwa kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan kegiatan yang berkesan bagi banyak orang.

Festival yang berlangsung selama tiga hari tersebut menjadi salah satu momen yang sulit dilupakan. Antusiasme masyarakat, kemeriahan panggung hiburan, kekayaan budaya, serta kehangatan warga menjadikan Pantai Ketapang Satu sebagai pusat perhatian selama pelaksanaan kegiatan.

Puncak kemeriahan festival ditutup dengan pesta kembang api yang menghiasi langit Pantai Ketapang Satu. Suasana haru, bangga, dan bahagia menyatu di tengah masyarakat yang hadir menyaksikan penutupan acara.

Pada akhir festival, satu hal menjadi refleksi bersama: Tode Kisar adalah kelurahan kecil dengan mimpi yang besar. Dari semangat warganya, dari kebersamaan RT 01 hingga RT 07, dan dari dukungan berbagai pihak, Tode Kisar membuktikan bahwa keterbatasan wilayah bukan penghalang untuk menghadirkan karya besar.

Terima kasih Tode Kisar. Festival ini bukan hanya tentang hiburan, tetapi tentang kebanggaan, persatuan, dan mimpi besar yang tumbuh dari hati masyarakatnya.